sd

3 08 2012

Link Kembali





Siswa Lemah di Matematika, Telunjuk Tertuju pada Guru

11 02 2011

Kamis, 11 November 2010, 17:17 WIB

Siswa Lemah di Matematika, Telunjuk Tertuju pada Guru

Matematika

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR–Para guru yang mengajar matematika di sejumlah daerah, termasuk di ibukota Jakarta, dinilai masih sangat lemah. Hal ini, kata dosen Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB, Dr Ir Tedy Setiawan MT, mempengaruhi kemampuan siswa dalam memahami dan mengerjakan soal matematika.

“Di satu daerah, kita minta guru matematika maju ke depan membahas soal ternyata banyak salahnya. Dari sepuluh soal yang diberikan, ternyata ada yang salah delapan,” kata Tedy di Denpasar, Bali, Kamis (11/11).

Hal itu dikemukakan Tedy kapada wartawan di sela-sela acara pelatihan terhadap 100 orang guru matematika se-Denpasar. Pada kesempatan itu Tedy menjadi salah seorang tutor, bersama pengelola situs Telkomsel Sahabat Guru, Ery Wahyu, dan Edy Kusnaedi, seorang guru matematika SMA Negeri Balai Endah Kabupaten Bandung. Pelatihan dilaksanakan atas dukungan program corporate social responcibility (CSR) perusahaan seluler PT Telkomsel.

Menurut Tedy, lemahnya kemampuan guru matematika kerap disadari oleh yang bersangkutan, namun mereka tidak punya forum untuk meningkatkan kemampuannya, sehingga apa yang diajarkan kepada siswa dari tahun ke tahun tidak ada kemajuan. Padahal ilmu matematika sudah berkembang, termasuk dalam menggunakan alat bantu berupa komputer atau sarana informasi teknologi lainnya.

Berdasarkan pengamatannya, kata Tedy, upaya meningkatkan kemampuan matematika para guru kerap sudah diberikan pemerintah melalui pelatihan-pelatihan. Namun selama ini pelatihan guru matematika itu lebih berorientasi pada kurikulum, bukan membahas kontennya.

Mereka, kata Tedy, lebih banyak dilatih membuat laporan atau mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan. “Padahal guru itu harus dilatih bagaimana memecahkan atau menyelesaikan soal-soal yang ada, sehingga secara mudah dapat dimengerti siswa,” jelasnya.

Dari pengalamannya memberikan pelatihan, para guru ada yang secara jujur mengakui bahwa selama ini mereka salah memberikan pelajaran kepada siswanya. Mereka kadang juga menyalahkan para siswa yang mengerjakan soal dengan cara berbeda, padahal itu benar.

Di daerah, menurut Tedy, keadaannya lebih parah lagi, di mana para guru umumnya kesulitan meng-update pengetahuannya, sehingga ketika siswanya melanjutkan ke kota, mereka kalah bersaing dengan siswa yang belajar di kota. Karena itu, dia sangat mendukung upaya memberikan pelatihan secara terjadwal bagi para guru matematika yang ada di daerah, dengan harapan mereka bisa memperkaya pengetahuan matematikanya.





Kurikulum terlalu padat, guru tak mampu kembangkan potensi

11 02 2011
Tanggal : 30 Nov 2010
Sumber : Harian Terbit

TANGSEL – Pemerintah akan mengurangi jam mengajar dari 42 jam menjadi 32 jam seminggu. Kebijakan ini diambil karena selama ini materi pembelajaran siswa dinilai terlalu berat sehingga tidak ada ruang bagi guru berkreasi. Begitu juga siswa tidak memiliki waktu untuk mengembangkan diri.

“Karena itu, saya setuju dengan rencana kebijakan pemerintah tersebut. Sebab, kalau saya perhatikan memang selama ini siswa tampaknya terlalu dijejali dengan materi pembelajaran yang begitu padat. Bahkan, guru pun banyak yang mengeluh karena selain dirinya dituntut untuk menyelesaikan kurikulum, tapi juga tidak ada waktu untuk memberi ruang kepada siswanya berkreasi,” jelas Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ir. Tian Belawati, Med, PhD saat seminar wisuda UT periode IV tahap II 2010, Senin (29/11).

Menurut dia, kalau kondisinya seperti sekarang terus bagaimana guru mampu memberikan wawasan karakter kepada siswanya yang sebenarnya hal ini sangat penting dalam proses belajar mengajar. Dengan begitu, siswa pun tidak bisa mengembangkan jiwa dan potensi dirinya.

Tokoh kreatif seperti Dick Doang, Heri Hendrayana Harris (Goa A Gong) dengan Taman Bacaan Masyarakat dan, Mohammad Zaini Alif, dengan pendekatan permainan anak tradisional, yang hadir sebagai pembicara sepakat kalau para guru bagaimana agar belajar siswa sangat menyenangkan, sehingga inspirasi para guru bisa berpikir dalam menerapkan kurikulum itu para guru tidak kaku, integrasikan ide-ide kreatif kepada para siswa.

“Jadi intinya ketiga pembicara itu adalah menjadikan belajar sangat menyenangkan sehingga anak-anak senang untuk belajar, tumbuh kingintahuan intelektual dan menjadikan generasi yang kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Menurut Tian, saat ini banyak yang mengeluhkan mulai dari guru, kepala sekolah pengamat pendidikan, mengenai beban belajar para siswa yang terlalu berat, sehingga guru-guru tidak punya ruang dan waktu untuk berimprovisasi. (mulya)





Teknologi DNA rekombinan

5 01 2011

Teknologi DNA rekombinan merupakan teknik kejuruteraan genetik yang melibatkan penggunaan DNA rekombinan – iaitu DNA yang menggabungkan maklumat genetik dua species organisma yang berlainan. Jika gen-gen ini digabungkan dalam sel telur atau sel sperma supaya maklumat genetik ini boleh diturunkan kepada progeni, maka hasil daripada gabungan ini dinamakan organisma transgenik.

Penghasilan DNA rekombinan melibatkan tiga proses:

  • Manipulasi DNA in vitro (luar sel organisma)
  • Gabungan, atau rekombinasi DNA sesuatu organisma dengan DNA bakteria dalam plasmid atau bakteriofaj.
  • Pengklonan, atau teknik untuk mereplikasi progeni yang membawa DNA rekombinan.

Proses-proses diatas pertama kali dilakukan oleh Paul Berg dan A.D. Kaiser pada tahun 1972. Mereka berjaya memasukkan DNA prokariot kedalam bakteria, kemudian oleh S.N. Cohen dan Herbert Boyer yang berjaya menggabungkan DNA organisma eukariot bersama plasmid bakteria.

Aplikasi teknologi DNA rekombinan

 

Teknologi DNA rekombinan boleh diaplikasikan bagi mencipta vaksin yang lebih mujarab dan murah

Dalam perubatan

Antara aplikasi terpenting yang terbit daripada teknologi DNA rekombinan ialah pengubahsuaian sel bakteria supaya ia berfungsi sebagai penjana protein manusia. Interferon, sejenis protein yang digunakan untuk merawat jangkitan virus dan sesetengah barah, dan juga hormoninsulin, merupakan antara produk terawal DNA rekombinan. Kini, hormon tumbesaran boleh dihasilkan secara sintetik, termasuk juga vaksin, protein pembeku darah untuk pengidap hemofilia, dan enzim-enzim seperti kolesterol oksidase untuk mendiagnos masalah metabolisme kolesterol.

Penghasilan vaksin melalui proses DNA rekombinan bermakna ia lebih murah, tulen, spesifik, dan tidak menyebabkan kesan sampingan yang banyak dan memudaratkan. Banyak penyelidikan dilakukan untuk merawat penyakit genetik dengan memasukkan gen yang berfungsi bagi menggantikan yang rosak. Ini adalah satu contoh terapi gen. Malah, kemasukan gen dalam sel gamet yang kurang sempurna boleh mengelakkan pewarisan penyakit oleh anak dalam kandungan.

Dalam industri

Proses fermentasi berlaku dalam penghasilan minuman alkohol, antibiotik, dan roti. Tetapi kesemua ini boleh diperbaiki lagi dengan kehadiran agen yang berDNA rekombinan. Contohnya, penambahan gen-gen tertentu kepada strain yis Saccharomyces untuk sintesis amylase membolehkan penghasilan alkohol daripada kanji. Lain-lain kegunaan DNA rekombinan dalam industri termasuklah degradasi sellulosa dan lignin, penjanaan bahan api, dan pembersihan agen-agen pencemar alam sekitar. Strain Pseudomonas putida yang boleh menghancur komponen-komponen minyak yang berlainan telah “dijuruterakan” untuk mempertingkatkan upayanya untuk mendegradasi kesemua komponen minyak.

Dalam pertanian

Sesetengah strain bakteria telah dicipta untuk mengawal populasi serangga yang menyerang tanaman. Syarikat Monsanto berjaya mengubahsuai strain bakteria Pseudomonas fluorescens yang membolehkannya membunuh serangga perosak memlalui penghasilan toksin yang berasal daripada Bacillus thuringiensis. Toksin B. thuringiensis telah lama digunakan sebagai bahan pembunuh haiwan perosak.





Penertian Prestasi

11 12 2010

Pengertian Prestasi adalah.
Menurut Sardiman A.M (2001:46) “Prestasi adalah kemampuan nyata yang merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhi baik dari dalam maupun dari luar individu dalam belajar”. Sedangkan pengertian prestasi menurut A. Tabrani (1991:22) “Prestasi adalah kemampuan nyata (actual ability) yang dicapai individu dari satu kegiatan atau usaha”.

Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia (1996:186) “Prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dilakukan, dikerjakan dan sebagainya)”. Sedangkan menurut W.S Winkel (1996:165) “Prestasi adalah bukti usaha yang telah dicapai.

Dari beberapa pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa prestasi merupakan suatu hasil yang telah dicapai sebagai bukti usaha yang telah dilakukan.





KATAK AFRIKA TERBESAR DI DUNIA, MELAHAP TIKUS

10 11 2010
BURUNG elang melahap tikus, itu biasa terjadi dalam dunia fauna. Tetapi, kalau katak yang melahap tikus, itulah peristiwa luar biasa. Begitulah yang terjadi di Afrika. Katak ternyata punya “hobi” memakan tikus.
Katak Afrika merupakan jenis katak paling besar di dunia. Dengan permukaan tubuh kasar dan licin, umumnya katak jenis ini memiliki sifat agresif dan temperamen. Karnivora amfibi itu bisa melompat sejauh 12 kaki dan memiliki gigi taring yang andal digunakan bertarung.
Senior Tropical House Keeper di Kebun Binatang Newquay, Inggris, Dan Garrick yang tiap hari memberi makan katak raksasa mengatakan, katak Afrika merupakan jenis katak serakah. “Mereka katak predator yang hanya duduk menunggu korbannya,” tutur Dan Garrick di Newguay, Inggris, Rabu (3/11).
Cara berburu katak kombinasi hijau kuning itu dengan cara melakukan serangan tiba-tiba pada hewan yang bisa dijangkaunya. Binatang yang menjadi korban itu dipastikan mati lemas, karena syok sebelum sampai pencernaan. “Jika mangsanya terlalu besar, maka katak itu menunggu isi perutnya keluar,” jelas Garrick.
Kendati terlihat sangat garang, katak ini ternyata punya sifat penyanyang. Induk katak itu selalu menjaga telur dan kecebong dari ancaman predator. Jenis katak ini juga menggali kolam khusus untuk memastikan anak-anak mereka tak kekeringan.
Katak Afrika atau dalam bahasa Latin disebut Adspersus pyxicephalus merupakan satwa pemakan serangga, tikus maupun burung. Katak ini dikenal sebagai kanibal demi mengalahkan katak lainnya.
Satu ekor katak Afrika ini berbobot hingga dua kilogram, dengan panjang mencapai 24 sentimeter. Katak ini bisa ditemui di seluruh wilayah Afrika bagian selatan, pusat dan timur. [tribunpontianak.com]




thedoctor7 cheat PB 03112010

3 11 2010

langsung sedot

no virus

no bacod

download di sini








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.